Selasa, 03 September 2013

TITIK MERIDIAN USUS BESAR



Pada kesempatan ini penjelasan tentang letak, cara penjaruman, fungsi, indikasi dan keistimewaan titik akupunktur pada meredian usus besar kembali saya hadirkan di hadapan para pembaca dan pecinta pengobatan akupunktur di semua lapisan.

     LI – 1 / SHANG YANG
  • LETAK : Pada sisi radial jari telunjuk, 0,1 cun dibelakang sudut kuku dimana teraba lekukan.
  • CARA PENJARUMAN :  Miring sedalam 0,1 cun kearah proksimal.
  • FUNGSI : Mengusir pathogen luar dan panas, membersihkan paru pelancar tenggorokan, menetralkan panas meridian Yang Ming.
  • INDIKASI : Panas tapi tidak berkeringat, batuk, sesak napas, pharyngitis, epistaxis, kaku jari, nyeri hemiphilgi, coma apoplexia dan gangguan mental.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Jing meridian usus besar.

     LI – 2 / ER JIAN
  • LETAK : Pada sisi radial jari telunjuk, distal dari artikulus metacarpal falangeal II.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,2 – 0,3 cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Mengusir pathogen panas, pelancar tenggorokan.
  • INDIKASI : Gangguan penglihatan, epistaxis, sakit gigi, nyeri tenggorokan, pembengkakan pipi, demam.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Ying meridian Usus Besar titik sedatif.
  
      LI – 3 / SAN JIAN
  • LETAK : Pada sisi radial os metacarpal II, proksimal dari sendi metacarpal falangeal II.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,3 – 0,5  cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Mengusir pathogen panas, melancarkan tenggorokan, melancarkan Qi paru.
  • INDIKASI : Flu, nyeri pada daerah mata, sakit gigi, pharyngitis dan pembekakan punggung tangan, trigeminal neuralgia, parotitis.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Shu meridian Usus Besar.

LI – 4 / HE GU
  • LETAK : Pada punggung tangan, di antara metacarpal I dan II, pertengahan sisi radial dari os metacarpal II.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,5 – 0,8  cun.
  • FUNGSI : Mengusir faktor pathogen angin, membersihkan Qi paru dari serangan pathogen, memperlancar Qi usus lambung.
  • INDIKASI : Sakit kepala, sakit gigi, pharyngitis, tonsilitis, rhinitis, sinusitis, tendonitis, tuli, penyakit mata, kesulitan dalam persalinan, dismonorhoe, goiter, nyeri dan paralisis.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Yuan meridian usus besar.
  • PERHATIAN : Bagi wanita hamil hindari tusuk titik ini, bila harus menggunakan cara tonifikasi, akan terjadi keguguran.
LI – 5 / YANG XI
  • LETAK : Pada sisi radial pergelangan tangan, antara tendon M. extensor polisis longus dan tendon M. extensor polisis brevis.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,3 – 0,5  cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Menghalau pathogen angin meredakan panas, menghalau pathogen panas yang ada di meridian Yang Ming.
  • INDIKASI : Sakit kepala, ketulian, sakit gigi, nyeri tenggorokan, dan nyeri di pergelangan tangan.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Jing meridian usus besar.

LI – 6 / PIAN LI
  • LETAK : 3 cun di atas LI – 5 pada garis penghubung Yang Xi dan Quchi (LI-11).
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,3 – 0,5  cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Membersihkan Qi paru, pelancar meridian, memperlancar saluran cairan.
  • INDIKASI : Epistaxis, ketulian, tinitus, odem, nyeri pergelangan tangan, BAK tidak lancar.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Luo meridian usus besar.

LI – 7 / WEN LIU
  • LETAK : 5 cun di  atas LI-5, pada garis penghubung Yang Xi dan Quchi (LI-11).
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,3 – 0,5  cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Membersihkan pathogen panas, mengatur usus lambung.
  • INDIKASI : Sakit kepala, muka bengkak, nyeri tenggorokan, nyeri pundak dan lengan, gangguan usus berbunyi, nyeri perut.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Xi meridian usus besar.

LI – 8 / XIA LIAN
  • LETAK : 8 cun di atas LI-5, 4 cun di bawah Quchi (LI-11), pada garis penghubung Yang Xi dan Quchi.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus se dalam 0,5 – 0,7 cun bisa moxa.
  • INDKASI : Nyeri pundak dan nyeri perut, nyeri kepala, vertigo, sakit mata, makanan tak tercerna.

LI – 9 / SHANG LIAN
  • LETAK : 1 cun di atas Xialian atau 3 cun di bawah Quchi.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,5 – 0,7  cun.
  • INDIKASI : Nyeri pundak dan lengan paralysis dan kekakuan extremitas superior dan gangguan intestinal, bengkak, nyeri perut, gangguan usus berbunyi.

LI – 10 / SHOU SAN LI
  • LETAK : 2 cun di bawah Quchi.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,5 – 1 cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Menghalau pathogen angin, melancarkan meridian, menstabilkan usus lambung.
  • INDIKASI : Nyeri pundak dan lengan atas, paralisis extremitas atas, nyeri perut dan muntah.

LI – 11 / QU CHI
  • LETAK : Siku flexi, pada sisi lateral lipat siku, pada lekukan ujung kerutan lipat siku.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,8 – 1,5  cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Mengusir pathogen angin lembab, menghalau pathogen panas, memperlancar peredaran darah, melemaskan sendi
  • INDIKASI : Sakit tenggorokan, nyeri siku dan lengan atas, paralisis lengan, demam, hipertensi, neuro dermatitis, pluritus, dan kelainan kulit, stroke, urtikaria.
  • KEISTIMEWAAN : Titik He meridian usus besar. Titik tonifikasi.

LI – 12 / ZHOU LIAU
  • LETAK : Siku fleksi, pada atas dari lateral epicondilus humeri, 1 cun di atas Quchi (LI-11), pada insersio dari M. brachioradialis.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,3 – 0,5  cun bisa moxa.
  • INDIKASI : Nyeri siku dan lengan atas, paralisis dan baal pada siku dan lengan atas.
  • NAMA LAIN : Zhou Jian.

LI – 13 / SHOU WU LI
  • LETAK : Pada garis penghubung Quchi (LI-11) dan Jianyu (LI-15), 3 cun dia atas Quchi.
  • CARA PENJARUMAN :  Kontra indikasi untuk penusukan, boleh dimoxa.
  • INDIKASI : Nyeri di lengan atas dan bahu.
  • KEISTIMEWAAN : Jia Yu Jing (dilarang tusuk).

LI – 14 / BI NAO
  • LETAK : Pada garis penghubung Quchi (LI-11) dan Jianyu (LI-15), 7 cun di atas Quchi pada pertemuan M. deltoideus.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus atau miring sedalam 0,5 – 0,7  cun bisa moxa.
  • INDIKASI : Nyeri lengan dan bahu dan ditambah dengan tidak mampu mengangkat lengan, stroke.

LI – 15 / JIAN YU
  • LETAK : Diantara akromion dan tuberkulum humeri mayor, bagian atas M. deldoideus sewaktu lengan diangkat sejajar bahu, di daerah ini terdapat dua lekukan, Jian Yu terletak pada pada lekukan depan.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,6 – 1 cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Menghalau angin lembab di meridian, mengusir pathogen, hilangkan panas Qi meridian, lancarkan persendian.
  • INDIKASI : Nyeri pundak dan lengan atas dan paralisis extremitas superior, tak kuat angkat bahu, stroke.
  • KEISTIMEWAAN : Titik pertemuan meridian usus besar dengan meridian Yang Jiao.

LI – 16 / JU GU
  • LETAK : Didalam sebuah lekukan antara clavicula dan spina scapula.
  • CARA PENJARUMAN :  Lurus kebawah sedalam 0,5 – 1 cun bisa moxa.
  • INDIKASI : Nyeri bahu – lengan.
  • KEISTIMEWAAN : Titik pertemuan meridian usus besar dengan meridian Yang Jiao.

LI – 17 / TIANDING
  • LETAK : Pada sudut lateral leher, di atas fosa supraklavikularis, pada tepi posterior M. sternokleidomastoideus, 1 cun di bawah Futu (LI-18).
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,3 – 0,5  cun.
  • FUNGSI : Melancarkan tenggorokan membersihkan Qi paru.
  • INDIKASI : Gangguan tenggorokan dan gangguan suara (serak), tenggorokan bengkak, Qi terhambat.

LI – 18 / FU TU
  • LETAK : Pada sisi lateral leher, 3 cun dibelakang pomum adami.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,3 – 0,5  cun.
  • FUNGSI : Melancarkan diafragma, mengatur Qi.
  • INDIKASI : Batuk, sesak napas, nyeri tenggorokan dan gangguan suara, tenggorokan bersuara seperti air (krucuk2).

LI – 19 / KOU HE LIAO
  • LETAK : Di bawah dinding cuping hidung, 0,5 cun lateral dari titik Renzhong (Shuigou) Du - 26.
  • CARA PENJARUMAN :  Miring sedalam 0,2 – 0,3  cun Ki moxa.
  • INDIKASI : Epistaxis, gangguan sumbatan hidung dan mulut kering, mulut tertutup kejang.

LI – 20 / YING XIANG
  • LETAK : Pada kerutan nasolabialis, 0,5 cun lateral titik tengah cuping hidung.
  • CARA PENJARUMAN :  Miring sedalam 0,3  cun Ki moxa.
  • FUNGSI : Pelancar hidung, hilangkan angin, merbersihkan api Qi.
  • INDIKASI : Kongesti masal, epistaxis, rhinitis, sinusitis, gangguan pada bola mata, paralisis fasialis.
  • KEISTIMEWAAN : Titik pertemuan meridian tangan usus besar dengan meridian kaki lambung.

TITIK MERIDIAN PARU




Berikut adalah penjelasan rinci tentang meredian paru-paru yang berkenaan dengan letak titik, fungsi, indikasi dan juga keistimewaannya di dalam ilmu akupunktur

  LU – 1 / ZHONG FU
  • LETAK : Pada garis lateral dada III, setinggi sela iga I.
  • CARA PENJARUMAN :  Miring/datar ke arah lateral 0,3 – 05 cun ; moxa, dilarang tusuk tegak lurus.
  • FUNGSI : Membersihkan melancarkan Jiao atas, melancarkan Qi paru.
  • INDKASI : Batuk, sesak napas, nyeri dada atau nyeri punggung.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Mu paru-paru. Titik pertemuan meridian paru dengan limpa.

    LU – 2 / YU MEN
  • LETAK : Pada garis lateral dada III, di atas LU – 1 (Zhong Fu) di bawah pars acrominalis claviculae, di dalam lekukan M pectoralis.
  • CARA PENJARUMAN :  Miring / datar ke lateral 0,3 – 0,5 cun, dilarang tusuk tegak lurus.
  • INDKASI : Batuk, disppance (sesak napas), nyeri dada atau punggung, TBC, radang paru-paru (pneumonia).
  • PERHATIAN : Tusuk terlalu dalam bisa menyebabkan sesak napas.

    LU – 3 / TIAN FU
  • LETAK : Pada sulkus M bicep radialis, pada 3 cun di bawah garis lurus yang ditarik dari sudut ketiak depan.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,5 – 0,8 cun bisa moxa.
  • INDKASI : Sesak napas, nyeri dada, nyeri lengan atas bagian media, batuk, berdebar-debar (tachicardia), epistaxis.

    LU – 4 / XIA BAI
  • LETAK : 1 cun di bawah Lu – 3, pada sisi radial M. biceps.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,5 – 0,8 cun bisa moxa.
  • INDKASI : Batuk tersengkal, rasa penuh di dada, nyeri dada, berdebar, nyeri lengan atas sisi medial.

    LU – 5 / CHI ZE
  • LETAK : Pada lipat siku, sisi radial tendon M. biceps.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,5 – 1  cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Membersihkan panas defisiensi paru, menurunkan Qi yang membalik, membersihkan Jiao atas.
  • INDKASI : Flu, batuk darah, rasa penuh di dada, nyeri di daerah siku. Nyeri tenggorokan, sekit kepala, radang selaput dada (pleuritis).
  • KEISTIMEWAAN : Titik He meridian paru, titik anak atau titik sedatif.

    LU – 6 / KONG ZUI
  • LETAK : Pada sisi radial lengan bawah, pada garis yang menghubungkan Lu – 5 (chize) dan Lu – 9 (taiyuan), 7 cun di atas pergelangan tangan sisi medial lengan bawah.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,3 – 0,7  cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Memelihara paru, menghentikan pendarahan, membersihkan panas, mengusir patogen luar.
  • INDKASI : Batuk, sesak napas, batuk darah, pharyngitis, kaku dan nyeri di daerah pundak.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Xi meridian paru.

    LU – 7 / LEI QUE
  • LETAK : Di atas procesus styloideus os radii, 1 ½  cun di atas lipat pergelangan tangan, di antara M brachioradialis dan tendon abductor policis longus, atau 2 huko (bagian tangan antara ibu jari dan jari telunjuk) saling bersilang, ujung jari telunjuk yang di arahkan pada procesus stiloideus menunjukkan letak titik tersebut.
  • CARA PENJARUMAN :  Miring dengan ujung jaru di arahkan ke siku sedalam 0,2 – 0,5  cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Melancarkan paru, mengusir pathogen angin, melancarkan meridian.
  • INDKASI : Chepalgia, batuk, sesak napas, pharyngitis, kaku kuduk, bels pallsy.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Luo meridian paru dan titik pertemuan induk. Meridian istimewa Ren.

   LU – 8 / JING QU
  • LETAK : Pada sisi medial proc. Styloideus os radii, 1 cun di atas pergelangan tangan..
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,1 – 0,3 cun Ki moxa.
  • INDKASI : Batuk, sesak napas, pharyngitis dan nyeri dada, mual, nyeri lengan tangan, dada dan punggung kencang.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Jing meridian paru.

   LU – 9 / TAY YUAN
  • LETAK : Pada lekukan ujung radial lipat pergelangan tangan, tepi radial dari arteri radialis.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,2 – 0,3 cun.
  • FUNGSI : Mengusir angin, melarutkan riak, mengatur Qi paru, menghentikan batuk, membersihkan Qi paru dan Jiao atas.
  • INDKASI : Batuk, sesak napas, batuk darah, pharyngitis, sakit gigi dan penyakit mata.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Yuan dan titik Su meridian paru. Titik dominan pembuluh darah ; titik tonifikasi.

   LU – 10 / YU JI
  • LETAK : Pada pertengahan os. Metacarpal I sisi radial dan terletak pada batas perubahan warna telapak tangan.
  • CARA PENJARUMAN :  Tegak lurus sedalam 0,5 – 0,7 cun bisa moxa.
  • FUNGSI : Melancarkan paru, stabilkan lambung, melancarkan tenggorokan, membersihkan panas darah.
  • INDKASI : Batuk, batuk darah, pharyngitis, demam, influenza.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Ying meridian paru.

   LU – 11 / SHAO SHANG
  • LETAK : Pada sisi radial ibu jari, 0,1 cun di belakang sudut kuku.
  • CARA PENJARUMAN :  miring sedalam 0,1 cun dengan jarum diarahkan ke atas, kadang dengan jarum prisma ditusuk hingga timbul pendarahan.
  • FUNGSI : Melancarkan meridian, menyadarkan (pingsan), melancarkan tenggorokan, mencegah dan pelancar Qi yang membalik (12 meridian).
  • INDKASI : Batuk, sesak napas, pharyngitis, epistaxis, tonsilsitis, kekakuan jari, nyeri pada hemiphelgi, koma apoplexia dan gangguan mental, vomitus tak bisa konsumsi makanan.
  • KEISTIMEWAAN : Titik Jing meridian paru. 



Senin, 02 September 2013

Zang Xiang ; Fenomena Organ & Manifestasinya (1)

Zang Xiang atau fenomena organ dan manifestasinya ditulis oleh ahli pengobatan Cina klasik sekitar 2000 tahun yang lalu dalam sebuah buku yang berjudul Huangdi Neijing atau The Yellow Emperor's Classic berdasarkan pengamatan terhadap pengalaman hidup serta pengalaman yang sifatnya klinis.

Teori Zang Xiang menyakini bahwa qi (energi), xue (darah), yin dan yang merupakan bahan esensial untuk membentuk dan mempertahankan fungsi fisiologis orang cang (padat) maupun fu (berongga). Sehingga dapat disimpulkan bahwa semua bentuk perubahan patologis bersumber pada kekurangan atau kelainan unsur-unsur tersebut.

Kecuali darah, unsur-unsur yang tidak dapat dilihat itu dapat dikenali dari fungsi fisiologis dan perubahan patologisnya. Secara umum qi bersifat yang, yaitu mampu mendatangkan rasa hangat yang berfungsi mendorong dan merekat. Sedangkan darah dan yin berperan memberikan nutrisi serta membasahi. Dan meskipun organ cang fu memiliki nama yang sama dengan nama organ dalam western medicine, namun organ cang fu menurut perspektif TCM mempunyai konotasi yang lebih luas sebagaimana penjelasan berikut :

1. Hati

Hati memiliki dua fungsi utama, yaitu (A) mengatur gerakan qi dan (B) menyimpan darah.

Dengan kemampuan hati (A) mengatur gerakan qi maka hati akan dapat (a) memperlancar sirkulasi darah dan metabolisme cairan tubuh. Jika kemampuan mengatur gerakan qi melemah maka mengakibatkan stagnasi aktifitas qi sehingga dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah dan memicu timbulnya bekuan darah. Sebaliknya apabila fungsi mengatur gerakan qi menguat maka darah akan keluar bersama-sama qi, sehingga dimungkinkan terjadinya hematemesis (muntah darah).

Selain itu pengaturan gerakan qi dapat (b) membantu limpa dan lambung mencerna makanan. Hal ini terlihat dari keseimbangan yang harmonis antara fungsi qi-limpa yang menaikkan zat yang telah dimurnikan dengan qi-lambung yang menurunkan zat yang keruh, sehingga proses pencernaan yang normal dapat berlangsung.

Apabila qi-hati menyerang limpa dan lambung, sehingga aktifitas qi-limpa dan qi-lambung mengalami gangguan, maka akan muncul keluhan distensi abdomen (kembung), nyeri perut dan diare disebabkan oleh gagalnya qi-limpa bergerak ke atas. Dapat pula timbul kembung, muntah dan cegukan akibar qi-lambung gagal turun.

Begitu pula jika terjadi defisiensi terhadap qi-hati sehingga gagal menjalankan fungsi sebagai "pengatur qi" maka sekresi dan ekskresi cairan empedu akan terpengaruh sehingga muncul gejala nyeri hipogastrium atau gangguan saluran cerna bagian bawah. Cairan empedu sendiri berasal dari hati dan merupakan akumulasi komponen qi-hati yang berlebihan serta disimpan dalam kantung empedu dan disekresikan ke dalam usus kecil untuk membantu proses pencernaan.

(c) Hati juga berhubungan dengan aktifitas mental. Dimana aktifitas mental yang normal sangat tergantung kepada kecukupan darah dan aktifitas qi. Keseimbangan antara darah dan qi ini memungkinkan seseorang merasa nyaman dan sehat. Aliran qi-hati yang berlebihan akan ditansformasikan menjadi api dan muncul gejala-gejala berupa perasaan resah dan marah.

(B) Fungsi hati sebagai penyimpan darah.

Istilah di atas mengandung pengertian bahwa, hati menyimpan sekaligus mengatur volume darah. Nutrisi yang cukup mengakibatkan cairan yin-hati berkecukupan sehingga dapat mencegah yang-hati menjadi hiperaktif. Disamping itu, dengan volume yang cukup, darah-hati dapat menghidupi jaringan dan organ seluruh tubuh sehingga aktifitas fisiologis organ-organ tersebut terjamin.

Pada kasus dimana terjadi gangguan fungsi penyimpanan darah hati akan timbul dua macam kelainan :

1. Ketidakcukupan darah-hati, sehingga tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dan timbul rasa pusing, vertigo, anggota gerak terasa lemah, pada wanita darah haid berkurang hingga amenorhea (keadaan tidak mendapatkan haid)

2. Kegagalan hati dalam menyimpan darah. Hal ini dapat ditunjukan dengan gejala hematemesis dan epistaksis (mimisan)

Hati Menguasai Tendon

Tendon merupakan pengikat otot dengan kerangka dan sendi. Konstraksi dan relaksasi tendon memungkinkan terjadinya gerakan fleksi dan ekstensi juga pronasi dan supinasi persendian. Jika darah-hati dan yin-hati mengalami defisiensi sehingga tendon tidak mendapatkan nutrisi, maka akan mengakibatkan pergerakan sendi menjadi tidak lancar. Diantara gejalanya berupa : parastesia (perasaan sakit atau abnormal-kesemutan) pada alat gerak dan mudah mengalami keletihan.

Hati Bermuara di Mata

Kondisi hati dapat dicermati dari manifestasi mata. Apabila yin-hati dan darah-hati mengalami defisiensi maka akan terjadi kekeringan dan kekaburan di mata. Demikian pula sebaliknya jika api-hati membumbung, maka mata akan tampak merah, nyeri dan membengkak. Serta dalam keadaan tertentu dapat dimanifestasikan dalam bentuk penyakit katarak.

Diringkas dari :

Tradisional Medicine. Irwan Hendrata Widjaja & H. Effendy. Lembaga Akupuntur & Herbal INORMEC. Surabaya.