Kamis, 13 November 2014

APA ITU OSTEOARTHIRITIS?

Osteoarthiritis adalah penyakit degenerative yang ditandai dengan adanya peradangan pada sendi dan kerusakan tulang rawan sendi.

Gejala utama :
1.    Nyeri sendi umumnya di lutut dan panggul, karena menahan beban tubuh
2.    Sendi kaku dan kemampuan gerak berkurang
3.    Bunyi berderak (kripitus) ketika sendi digerakkan atau disentuh
4.    Bengkak dan berwarna kemerahan pada persendian
5.    Pembesaran tulang pada jari-jari

Faktor Risiko :
1.    Usia lanjut (lebih dari 45 tahun)
2.    Berat bada berlebih
3.    Olahraga berat (high impact) & mencederai sendi
4.    Wanita
5.    Faktor keturunan

Terapi :
1.    Kurangi berat badan
2.    Kurangi aktivitas berat (high impact)
3.    Konsumsi obat anti peradangan dan pereda nyeri
4.    Suntik cairan pelumas ke dalam sendi
5.    Operasi pergantian sendi, atau
6.    Rutin akupunktur

KENALI BEBERAPA FAKTOR RISIKO STROKE



10 Faktor Manusia yang Mudah Terkena Risiko Stroke

1.    Dalam keluarga, ada riwayat darah tinggi
2.    Pengerasan pembuluh darah yang dini
3.    Penderita darah tinggi
4.    Penderita kencing manis
5.    Penderita kolesterol tinggi
6.    Darah kental
7.    Banyak merokok dan minum alkohol
8.    Penderita penyakit tulang belakang bagian leher
9.    Tidak suka olahraga
10. Sifat pemarah, sering gelisah dan pemurung

10 Gejala Penyakit Jantung Koroner :

1.    Dada sesak
2.    Nyeri dada saat aktivitas
3.    Nyeri dada saa pagi hari bila duduk secara tiba-tiba
4.    Setelah makan, dada sesak
5.    Sesak nafas saat berbaring, tidak nyaman tidur posisi datar
6.    Sewaktu emosi, jantung berdebar dan dada terasa tidak nyaman
7.    Sesak nafas saat berjalan cepat
8.    Nyeri dada 1-2 detik yang sering berulang
9.    Kelelahan saat naik tangga
10. Lemas, malas bicara

10 Gejala pada Penyakit Pembuluh Darah Otak :

1.    Sering sakit kepala
2.    Daya pikir lamban, daya ingat berkurang
3.    Kaki tangan kaku/baal
4.    Tangan gemetar
5.    Lidah kaku, bicara pelo
6.    Mulut keluar air liru berlebihan
7.    Tidur tak nyaman
8.    Emosi tak stabil
9.    Sering marah tanpa sebab yang jelas
10. Jatuh tanpa sebab

Senin, 13 Oktober 2014

MENGATASI DENGKUR

Mendengkur bisa membuat Anda dan pasangan tidur kehilangan kenyamanan. Dengkuran kronis, lebih lazim terjadi pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan, bisa membuat orang mengantuk sepanjang hari.

Dibawah ini beberapa kiat untuk mengurangi atau menghilangkan dengkuran :
1.  Turunkan berat badan yang berlebihan. Penurunan berat badan walau hanya 10% sudah bisa membantu mengurangi dengkuran yang disebabkan oleh sesak nafas dan hambatan pada pipa udara.
2.  Hindari alkohol dan obat-obatan seperti penenang dan pil tidur.
3.  Jangan tidur terlentang, tetapi tidurlah dalam posisi miring atau telungkup. Posisi ini mencegah lidah menutup saluran udara selama tidur.

Sejumlah pendengkur kronis menderita kelainan yang disebut apnea tidur. Bentuk apnea tidur yang paling lazim adalah jika otot-otot di dinding tenggorok mengendur selagi tidur sehingga dinding itu turun dan untuk sementara menghambat alira udara. Kalau pasasangan tidur memergoki Anda berhenti bernafas secara berkala, hubungi dokter. Kondisi ini bisa menyebabkan tekanan darah dan kerusakan pada jantung.

Sabtu, 20 September 2014

MENGENAL TERJADINYA STROKE



APA ITU STROKE


STROKE diartikan oleh awam dengan istilah penyakit lumpuh, padahal stroke tidak selalu disertai dengan kelumpuhan. Stroke juga disebut serangan otak. Sebutan terakhir ini barangkali lebih tepat karena stroke adalah suatu kondisi yang ditandai dengan serangan otak akibat pukulan telak yang terjadi secara mendadak.

Dalam bahasa medis, stroke disebut CVA (celebro-vascular accident). Merujuk pada istilah medis ini, stroke didefinisikan sebagai gangguan saraf permanen akibat terganggunya peredaran ke otak, yang terjadi sekitar 24 jam atau lebih. Sindrom klinis ini terjadi secara mendadak serta bersifat profresif sehingga menimbulkan kerusakan otak secara akut dengan tanda klinis yang terjadi secara fokal dan atau global.

Kerusakan pembuluh darah otak menyebabkan suplai darah menuju ke otak terhenti sehingga menyebabkan insiden yang mengarah pada defisit neurologis. Terhentinya suplai darah ke otak menyebabkan otak mengalami defisit oksigen, padalah kebutuhan oksigen bagi otak cukup besar, yaitu 20% dari kebutuhan total okesigen yang beredar diseluruh tubuh. Jumlah yang sangat besar, mengingat berat otak hanya sekitar 2,5% dari berat tubuh manusia.

Kebutuhan oksigen yang banyak tersebut diperlukan untuk berfungsinya seluruh aktivitas otak yang sangat berat. Oksigen diperlukan untuk aktivitas jutaan sel saraf yang ada pada otak. Sel saraf otak bertugas mengatur seluruh proses biologi yang berlangsung di dalam tubuh, termasuk untuk memelihara keseimbangan emosi. Jika pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi tidak dapaat mencapai otak, maka fungsi otak akan terhenti yang akhirnya berujung pada kematian.

Otak harus mendapat suplai oksigen secara terus menerus dalam jumlah yang memadai. Kekurangan suplai oksigen merupakan suatu gangguan, lebih parah lagi jika pasokan oksigen ke organ vital ini terhenti. Terputusnya pasokan oksigen selama lebih dari 5 detik saja menyebabkan fungsi otak terganggu. Jika suplai oksigen terputus selama 5 menit atau lebih, maka sudah dipastikan telah terjadi kerusakan otak permanen yang tidak dapat dipulihkan, karena saat itu sel otak telah mati.

Sel otak yang telah mati tidak tergantikan oleh sel baru sehingga menyebabkan terbentuknya rongga berisi cairan (infaction). Ketika stroke terjadi, maka fungsi control yang dikendalikan otak akan terganggu, gerakan tubuhnya tidak lagi bisa dilakukan seperti sebelumnya, daya ingat dan persepsi terhadap sesuatu keadaan menurun, dan bahkan segala kemampuan yang sebelumnya mempu dilakukan hilang sama sekali jika stroke telah berkembang lebih parah. Yang terjadi pecundang takdir buruk tersebut hanya satu, yaitu pasokan oksigen yang gagal mencapai otak.


Sumber :
All about stroke (Lanny Lingga, Ph.D)