Senin, 17 Desember 2012

Teori Dasar Akupunktur (Yin-Yang)


Teori yin yang dalam ilmu akupunktur

Dalam Ilmu Pengobatan Cina teori Yin Yang mendasari segala aspek, merupakan dasar pemikiran dan dasar cara penggunaan pikiran. Dengan teori Yin Yang dijelaskan dan dinilai keadaan lingkugan, fisiologi organ tubuh manusia, patologi penyakit, cara pemeriksaan, penegakan diagnosa, cara terapi dan penilaian prognosis.

Para ahli pengobatan Cina pada jaman Can Kuo (antara abad ke 5 dan abad ke 3 SM) menyimpulkan seluruh pengalaman – pengalaman dalam ilmu pengobatan dari jaman sebelumnya, lalu membentuk teori dasar Ilmu Pengobatan Cina yaitu Yin Yang ini.

Teori Yin-Yang merupakan suatu konsepsi pandangan hidup Taoisme yang bersifat universal. Teori ini menyatakan bahwa segala fenomena di alam semesta mempunyai 2 aspek yang berlawanan dan berpasangan, yaitu Yin dan Yang. Yang berarti terang dan Yin berarti gelap.Yin-Yang meliputi fenomena seperti dingin-panas, gelap-terang, lemah-kuat, dalam-luar, pasif-aktif, lembab-kering, bawah-atas, wanita-pria, dan lain-lain. Fenomena Yin-Yang tidak bersifat absolut, melainkan bersifat relatif. Dalam keadaan tertentu Yin dapat berubah menjadi Yang, atau sebaliknya Yang dapat berubah menjadi Yin. Segala fenomena dapat diurai secara tidak terbatas dalam aspek Yin dan Yang.
Teori Yin-Yang digunakan untuk menganalisis fenomena yang dapat diamati di alam semesta. Semua aspek ini mempunyai 2 aspek yang berpasangan dan berlawanan, yaitu Yin dan Yang. Yin dan Yang saling tergantung, saling membatasi, saling mengonsumsi, dan selalu berada dalam keadaan perubahan dinamis untuk menjamin keseimbangannya. Kedokteran tradisional Cina menerapkan prinsip Yin-Yang ini untuk menerangkan fungsi fisiologis dan perubahan patologis, juga sebagai tuntunan dalam diagnosis dan terapi.

1. Yin-Yang Saling Berlawanan

Berarti segala fenomena di alam semesta mempunyai 2 aspek yang berlawanan, yaitu Yin dan Yang, yang saling mengatasi dan mengawasi.
Misalnya: panas (Yang) dapat menghilangkan dingin (Yin), dingin dapat menurunkan suhu.
Pada keadaan normal, fungsi organ tubuh berada dalam keadaan keseimbangan Yin-Yang, diatur melalui sifat saling berlawanan Yin dan Yang. Gangguan keseimbangan Yin-Yang menyebabkan terjadinya sindrom penyakit. Kelemahan Yang atau kelebihan Yin berarti sindrom dingin, kelebihan Yang atau kekurangan Yin berarti sindrom panas.

2.Yin-Yang Saling Tergantung

Berarti tidak ada Yang tanpa Yin. Eksistensi Yang tergantung dari adanya Yin, sebaliknya tidak ada Yin tanpa Yang, eksistensi Yin tergantung dari adanya Yang.

Yin-Yang di Alam:
YING- YANG
Bumi- Langit
Wanita- Laki-laki
Malam- Siang
Bulan- Matahari
Rendah- Tinggi
Berat- Ringan
Kecenderungan menurun- Kecenderungan meningkat
Gerakan ke bawah- Gerakan ke atas
Diam- Bergerak

Yin-Yang di Tubuh Manusia:
YIN- YANG
Interior- Eksterior
Depan- Belakang
Bagian bawah- Bagian atas
Tulang- Kulit
Organ dalam- Organ luar
Darah- Qi
Inhibisi- Stimulasi
Defisiensi- Ekses
Pada tubuh manusia, Yin menunjukkan substensi nutrisi, Yang menunjukkan aktifitas fungsional dari organ tubuh. Aktifitas Yang digerakkan oleh substansi Yin. Dengan kata lain, Yin adalah bahan dasar untuk menjamin aktifitas Yang. Eksistensi substansi nutrisi Yin membutuhkan aktifitas Yang, seperti aktifitas Yang –limpa.

3. Yin-Yang Saling Mengonsumsi

Berarti aktifitas yang terjadi proses konsumsi Yin, atau, Yin dikonsumsi untuk menghasilkan Yang. Sebaliknya, Yang dikonsumsi untuk menghasilkan Yin.

4. Yin-Yang Saling Mengubah

Hubungan antara Yin dan Yang tidak bersifat statis dan bersifat dinamis untuk menjamin keseimbangan Yin-Yang. Pada keadaan tertentu, Yang dapat berubah menjadi Yin atau Yin dapat berubah menjadi Yang.
Penerapan Teori Yin-Yang dalam kedokteran tradisional Cina:
1. Yin-Yang dan Stuktur Organis
Organ tubuh dapat dibagi menjadi 2 aspek yang berlawanan, yaitu Yin dan Yang. Menurut kedokteran tradisional Cina, organ tubuh dibagi menjadi organ Zang dan organ Fu. Organ Zang adalah jantung, paru-paru, limpa, hati, dan ginjal; yang bersifat Yin. Organ Fu adalah kandung empedu, lambung, usus kecil, usus besar, kandung kemih, dan san-jiao; yang bersifat Yang.
Setiap organ Yang dapat dibedakan dalam dapat dibedakan dalam Yin dan Yang. Organ jantung adalah Yin dan aktifitas jantung adalah Yang, Organ ginjal adalah Yin dan Fungsi ginjal adalah Yang.
2. Yin-Yang dan Fungsi Fisiologis
Fungsi fisiologis berdasarkan koordinasi Yin-Yang organ tubuh. Aktifitas fungsional Yang tergantung dari adanya bahan nutrisi Yin, sebaliknya aktifitas Yang adalah tenaga penggerak untuk menghasilkan bahan nutrisi Yin dengan kata lain, tanpa fungsi Yang dari organ Zang-Fu, bahan makanan tidak dapat diubah menjadi bahan nutrisi Yin. keseimbangan Yin-Yang ini menjamin kesehatan dan kehidupan tubuh manusia.
3. Yin-Yang dan Perubahan Patologis
Menurut kedokteran tradisional Cina, penyakit terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan antara Yin yang dalam tubuh. Yang bersifat panas, kering, dan mengonsumsi Yin. Kelebihan Yang menimbulkan sindrom panas, kekurangan Yin, dan kering. Sebaliknya, kelemahan Yang menimbulkan sindrom dingin, kelebihan Yin, dan lembab.
Yin bersifat dingin dan lembab. Kelebihan Yin dapat menekan Yang dan menyebabkan sindrom dingin dan lembab. Sebaliknya, kekurangan Yin tidak dapat mengendalikan Yang dan terjadi sindrom panas dan kering.
4. Yin-Yang sebagai Tuntunan Diagnosis dan Terapi
Penyakit terjadi akibat adanya ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam organ tubuh. Mengetahui dan menganalisis gangguan keseimbangan Yin-Yang adalah basis dari pembedaan sindrom penyakit, sementara memulihkan keseimbangan Yin-Yang adalah basis terapi kedokteran tradisional Cina.

B. U. Hadikusumo, 1996, Tusuk Jarum Upaya Penyembuhan Alternatif, Penerbit Kanisius, YogyakartaDharmojono, drh, 2001, Menghayati Teori dan Praktek Akupunktur dan Moksibasi, Jilid 1, Trubus Agriwidya, DepokHendrik Agus Winarso, dr, 1997, Pedoman Lengkap Akupunktur dan Moksibasi, Dahara Prize, SemarangKoosnadi Saputra(ed), 2002, Akupunktur Klinik, Airlangga University Press, SurabayaUdayana Gendo, Dr. Med, 2006, Teori Dasar Kedokteran Tradisional Cina, Penerbit Kanisius, Yogyakarta


Definisi dan Karakteristik

Sifat dan gejala yang ada di alam semesta ini mempunyai dua “muka” yang saling bertentangan. Yin dan Yang adalah dua hal yang bertentangan. Yin dan Yang saling bertentangan tetapi juga saling membentuk. Pada suatu saat Yin Yang terjadi pertentangan dalam hal kerja dan sifat, tetapi suatu saat bisa terjadi hubungan saling erat antara satu dengan yang lain. Yin Yang tidak berarti mutlak. Dalam Yin terdapat Yang dan dalam Yang terdapat Yin.
Yin Yang membentuk sebuah kesatuan dan keseimbangan. Hilangnya keseimbangan menimbulkan keadaan abnormal, dimana terdapat Yin atau Yang yang berlebihan. Dan bilamana yang berlebihan dilemahkan atau yang lemah dikuatkan, sehingga terjadi lagi konsep keseimbangan dalam Yin Yang.
a. Gambaran Yin Yang dalam alam semesta :
Yin : malam, gelap, bawah,dingin, air, barat, utara, wanita, fisik, padat
Yang : siang, terang, atas, panas, api, timur, selatan, laki-laki, mental, berongga
b. Gambaran Yin Yang pada bagian tubuh manusia
Yin : tubuh bag. depan, tubuh bag. dalam, tubuh bag. bawah, perut, dada
Yang : tubuh bag. belakang, tubuh bag. permukaan, tubuh bag. atas, punggung
c. Gambaran Yin Yang terhadap organ tubuh manusia
Yin : Jantung, Hati, Pericard, Ginjal, Paru-Paru, Limpa
Yang : Usus besar, Usus kecil, kandung kemih, kandung empedu, Sanjiao (tripemanas), Lambung


d. Gambaran Yin Yang terhadap penyakit
Yin : Kronis (lama) biasanya dgn gejala: tenang, dingin, lembab, bengkak
Yang : Akut (baru saja) biasanya dengan gejala : gelisah, panas, kering
Sumber : Ilmu Akupunktur unit RSCM Jakarta, 1985

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar