Senin, 17 Desember 2012

Teori Dasar Akupunktur (Yin-Yang)


Teori yin yang dalam ilmu akupunktur

Dalam Ilmu Pengobatan Cina teori Yin Yang mendasari segala aspek, merupakan dasar pemikiran dan dasar cara penggunaan pikiran. Dengan teori Yin Yang dijelaskan dan dinilai keadaan lingkugan, fisiologi organ tubuh manusia, patologi penyakit, cara pemeriksaan, penegakan diagnosa, cara terapi dan penilaian prognosis.

Para ahli pengobatan Cina pada jaman Can Kuo (antara abad ke 5 dan abad ke 3 SM) menyimpulkan seluruh pengalaman – pengalaman dalam ilmu pengobatan dari jaman sebelumnya, lalu membentuk teori dasar Ilmu Pengobatan Cina yaitu Yin Yang ini.

Teori Yin-Yang merupakan suatu konsepsi pandangan hidup Taoisme yang bersifat universal. Teori ini menyatakan bahwa segala fenomena di alam semesta mempunyai 2 aspek yang berlawanan dan berpasangan, yaitu Yin dan Yang. Yang berarti terang dan Yin berarti gelap.Yin-Yang meliputi fenomena seperti dingin-panas, gelap-terang, lemah-kuat, dalam-luar, pasif-aktif, lembab-kering, bawah-atas, wanita-pria, dan lain-lain. Fenomena Yin-Yang tidak bersifat absolut, melainkan bersifat relatif. Dalam keadaan tertentu Yin dapat berubah menjadi Yang, atau sebaliknya Yang dapat berubah menjadi Yin. Segala fenomena dapat diurai secara tidak terbatas dalam aspek Yin dan Yang.
Teori Yin-Yang digunakan untuk menganalisis fenomena yang dapat diamati di alam semesta. Semua aspek ini mempunyai 2 aspek yang berpasangan dan berlawanan, yaitu Yin dan Yang. Yin dan Yang saling tergantung, saling membatasi, saling mengonsumsi, dan selalu berada dalam keadaan perubahan dinamis untuk menjamin keseimbangannya. Kedokteran tradisional Cina menerapkan prinsip Yin-Yang ini untuk menerangkan fungsi fisiologis dan perubahan patologis, juga sebagai tuntunan dalam diagnosis dan terapi.

1. Yin-Yang Saling Berlawanan

Berarti segala fenomena di alam semesta mempunyai 2 aspek yang berlawanan, yaitu Yin dan Yang, yang saling mengatasi dan mengawasi.
Misalnya: panas (Yang) dapat menghilangkan dingin (Yin), dingin dapat menurunkan suhu.
Pada keadaan normal, fungsi organ tubuh berada dalam keadaan keseimbangan Yin-Yang, diatur melalui sifat saling berlawanan Yin dan Yang. Gangguan keseimbangan Yin-Yang menyebabkan terjadinya sindrom penyakit. Kelemahan Yang atau kelebihan Yin berarti sindrom dingin, kelebihan Yang atau kekurangan Yin berarti sindrom panas.

2.Yin-Yang Saling Tergantung

Berarti tidak ada Yang tanpa Yin. Eksistensi Yang tergantung dari adanya Yin, sebaliknya tidak ada Yin tanpa Yang, eksistensi Yin tergantung dari adanya Yang.

Yin-Yang di Alam:
YING- YANG
Bumi- Langit
Wanita- Laki-laki
Malam- Siang
Bulan- Matahari
Rendah- Tinggi
Berat- Ringan
Kecenderungan menurun- Kecenderungan meningkat
Gerakan ke bawah- Gerakan ke atas
Diam- Bergerak

Yin-Yang di Tubuh Manusia:
YIN- YANG
Interior- Eksterior
Depan- Belakang
Bagian bawah- Bagian atas
Tulang- Kulit
Organ dalam- Organ luar
Darah- Qi
Inhibisi- Stimulasi
Defisiensi- Ekses
Pada tubuh manusia, Yin menunjukkan substensi nutrisi, Yang menunjukkan aktifitas fungsional dari organ tubuh. Aktifitas Yang digerakkan oleh substansi Yin. Dengan kata lain, Yin adalah bahan dasar untuk menjamin aktifitas Yang. Eksistensi substansi nutrisi Yin membutuhkan aktifitas Yang, seperti aktifitas Yang –limpa.

3. Yin-Yang Saling Mengonsumsi

Berarti aktifitas yang terjadi proses konsumsi Yin, atau, Yin dikonsumsi untuk menghasilkan Yang. Sebaliknya, Yang dikonsumsi untuk menghasilkan Yin.

4. Yin-Yang Saling Mengubah

Hubungan antara Yin dan Yang tidak bersifat statis dan bersifat dinamis untuk menjamin keseimbangan Yin-Yang. Pada keadaan tertentu, Yang dapat berubah menjadi Yin atau Yin dapat berubah menjadi Yang.
Penerapan Teori Yin-Yang dalam kedokteran tradisional Cina:
1. Yin-Yang dan Stuktur Organis
Organ tubuh dapat dibagi menjadi 2 aspek yang berlawanan, yaitu Yin dan Yang. Menurut kedokteran tradisional Cina, organ tubuh dibagi menjadi organ Zang dan organ Fu. Organ Zang adalah jantung, paru-paru, limpa, hati, dan ginjal; yang bersifat Yin. Organ Fu adalah kandung empedu, lambung, usus kecil, usus besar, kandung kemih, dan san-jiao; yang bersifat Yang.
Setiap organ Yang dapat dibedakan dalam dapat dibedakan dalam Yin dan Yang. Organ jantung adalah Yin dan aktifitas jantung adalah Yang, Organ ginjal adalah Yin dan Fungsi ginjal adalah Yang.
2. Yin-Yang dan Fungsi Fisiologis
Fungsi fisiologis berdasarkan koordinasi Yin-Yang organ tubuh. Aktifitas fungsional Yang tergantung dari adanya bahan nutrisi Yin, sebaliknya aktifitas Yang adalah tenaga penggerak untuk menghasilkan bahan nutrisi Yin dengan kata lain, tanpa fungsi Yang dari organ Zang-Fu, bahan makanan tidak dapat diubah menjadi bahan nutrisi Yin. keseimbangan Yin-Yang ini menjamin kesehatan dan kehidupan tubuh manusia.
3. Yin-Yang dan Perubahan Patologis
Menurut kedokteran tradisional Cina, penyakit terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan antara Yin yang dalam tubuh. Yang bersifat panas, kering, dan mengonsumsi Yin. Kelebihan Yang menimbulkan sindrom panas, kekurangan Yin, dan kering. Sebaliknya, kelemahan Yang menimbulkan sindrom dingin, kelebihan Yin, dan lembab.
Yin bersifat dingin dan lembab. Kelebihan Yin dapat menekan Yang dan menyebabkan sindrom dingin dan lembab. Sebaliknya, kekurangan Yin tidak dapat mengendalikan Yang dan terjadi sindrom panas dan kering.
4. Yin-Yang sebagai Tuntunan Diagnosis dan Terapi
Penyakit terjadi akibat adanya ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam organ tubuh. Mengetahui dan menganalisis gangguan keseimbangan Yin-Yang adalah basis dari pembedaan sindrom penyakit, sementara memulihkan keseimbangan Yin-Yang adalah basis terapi kedokteran tradisional Cina.

B. U. Hadikusumo, 1996, Tusuk Jarum Upaya Penyembuhan Alternatif, Penerbit Kanisius, YogyakartaDharmojono, drh, 2001, Menghayati Teori dan Praktek Akupunktur dan Moksibasi, Jilid 1, Trubus Agriwidya, DepokHendrik Agus Winarso, dr, 1997, Pedoman Lengkap Akupunktur dan Moksibasi, Dahara Prize, SemarangKoosnadi Saputra(ed), 2002, Akupunktur Klinik, Airlangga University Press, SurabayaUdayana Gendo, Dr. Med, 2006, Teori Dasar Kedokteran Tradisional Cina, Penerbit Kanisius, Yogyakarta


Definisi dan Karakteristik

Sifat dan gejala yang ada di alam semesta ini mempunyai dua “muka” yang saling bertentangan. Yin dan Yang adalah dua hal yang bertentangan. Yin dan Yang saling bertentangan tetapi juga saling membentuk. Pada suatu saat Yin Yang terjadi pertentangan dalam hal kerja dan sifat, tetapi suatu saat bisa terjadi hubungan saling erat antara satu dengan yang lain. Yin Yang tidak berarti mutlak. Dalam Yin terdapat Yang dan dalam Yang terdapat Yin.
Yin Yang membentuk sebuah kesatuan dan keseimbangan. Hilangnya keseimbangan menimbulkan keadaan abnormal, dimana terdapat Yin atau Yang yang berlebihan. Dan bilamana yang berlebihan dilemahkan atau yang lemah dikuatkan, sehingga terjadi lagi konsep keseimbangan dalam Yin Yang.
a. Gambaran Yin Yang dalam alam semesta :
Yin : malam, gelap, bawah,dingin, air, barat, utara, wanita, fisik, padat
Yang : siang, terang, atas, panas, api, timur, selatan, laki-laki, mental, berongga
b. Gambaran Yin Yang pada bagian tubuh manusia
Yin : tubuh bag. depan, tubuh bag. dalam, tubuh bag. bawah, perut, dada
Yang : tubuh bag. belakang, tubuh bag. permukaan, tubuh bag. atas, punggung
c. Gambaran Yin Yang terhadap organ tubuh manusia
Yin : Jantung, Hati, Pericard, Ginjal, Paru-Paru, Limpa
Yang : Usus besar, Usus kecil, kandung kemih, kandung empedu, Sanjiao (tripemanas), Lambung


d. Gambaran Yin Yang terhadap penyakit
Yin : Kronis (lama) biasanya dgn gejala: tenang, dingin, lembab, bengkak
Yang : Akut (baru saja) biasanya dengan gejala : gelisah, panas, kering
Sumber : Ilmu Akupunktur unit RSCM Jakarta, 1985

MERAWAT KESEHATAN DENGAN AKUPUNKTUR



Perawatan kesehatan dengan akupunktur dapat membangkitkan energi meridian, sehingga metabolisme tubuh manusia dapat aktif kembali, menyehatkan tubuh dan memperpanjang umur
Rakyat Tiongkok kuno sejak dahulu telah menggunakan terapi akupunktur sebagai pemeliharaan kesehatan dan menyehatkan tuguh. Dalam “Kitab Intern Kaisar Kuning,” bagi dokter akupunktur yang menguasai teknik perawatan kesehatan diberikan penilaian yang sangat tinggi karya–karya tentang kesehatan pada Dinasti Tang, Song, maupun Ming, semuanya terdapat banyak sekali artikel yang menjelaskan tentang pemeliharaan kesehatan dengan akupunktur.
Yang dimaksud perawatan kesehatan dengan akupunktur yaitu menggunakan jarum yang sangat halus ditusukkan secara tepat ke titik akupunktur tubuh manusia, untuk membangkitkan energi meridian, sehingga metabolisme tubuh manusia aktif kembali, dengan demikian mencapai tujuan untuk kesehatan tubuh dan memperpanjang umur. Terapi pemeliharaan kesehatan ini meskipun pada dasarnya sama dengan pengobatan akupunktur, namun titik tolaknya berbeda, pengobatan akupunktur adalah menitikberatkan pada perbaikan Yin-Yang dan peredaran energi dari darah tubuh yang tidak seimbang, terlalu aktif atau terlalu lemah, sedangkan akupunktur pemeliharaan kesehatan menitikberatkan pada kesehatan tubuh, meningkatkan kemampuan metabolisme organis, tujuannya untuk memelihara kesehatan mencapai usia panjang. Oleh karena itu, dalam metode penusukan intensitas rangsangannya harus sedang, pengambilan titik akupunktur tidak boleh banyak, lagi pula harus memilih penguat sebagi utama.
Metode terapi akupunktur moxibusi untuk pemeliharaan kesehatan adalah salah satu terapi pemeliharaan kesehatan Tionggkok yang unik. Yang disebut dengan metode terapi moxibusi untuk pemeliharaan kesehatan adalah menggunakan moxa menghangati beberapa titik tertentu tubuh manusia untuk mencapai tujuan pelancaran energi dan darah pelancaran saluran meridian, pemeliharaan organ dalam memperpanjang umur. Dalam buku “Dasar Ilmu Kedokteran” menyebutkan: “Bahwa obat tidak bisa menjangkaunya, dan akupunktur tidak bisa mencapainya, harus menggunakan moxibusi” ini menunjukkan bahwa moxibusi dapat mencapai fungsi yang kadang tidak dapat dicapai oleh akupunktur maupun obat-obatan. Mengenai fungsi metode moxibusi terhadap pemeliharaan kesehatan, sejak dulu dalam buku “Catatan Pengalaman Pian Qie” sudah ada catatan yang sangat jelas: “Manusia, saat tidak ada penyakit, sering melakukan moxibusi pada titik akupunktur Guan Yen, Qi Hai, Ming Men --walau tidak dapat panjang umur tapi dapat juga mencapai lebih dari seratus tahun.”

Pengobatan Akupunktur Telinga

Seperti diketahui, akupunktur dapat mengobati penyakit akut. Kenyataannya, banyak pasien yang datang mencari dokter karena penyakit akut, seperti keseleo pada pinggang, step, kejang-kejang, pingsan kepanasan, migren, sakit gigi dsb. Ini adalah penyakit-penyakit serius, yang membutuhkan penanganan secara cepat dan tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Pasien sangat kesakitan sehingga mereka perlu mendatangi dokter.
Di sini akan ditunjukkan contoh tentang pengobatan dengan pendarahan pada ujung telinga. Itu akan membuat pasien yang panas tinggi kembali normal dalam 5 menit. Hal ini sangat mengejutkan keluarganya. Bagaimana mungkin akupunktur dapat mencapai hasil yang begitu cepat? Karena pendarahan di telinga hanyalah seperti membuka sebuah jendela; pergantian udara segar dan melepaskan gas beracun yang panas dan lembab dari dalam tubuh. Telinga tidak terlihat istimewa, tapi hubungannya dengan organ tubuh sangat penting. Karena berhubungan dengan pekerjaan, maka penulis selalu memperhatikan pada telinga. Kadang-kadang terlalu konsentrasi pada telinga seseorang sampai-sampai lupa mendengar perkataan mereka. Telinga manusia seperti sebuah ruang pameran, yang memperlihatkan segalanya, seperti kondisi sebenarnya mengenai organ dalam jantung, hati, limpa, paru-paru, ginjal, jiwa dan sejarah seseorang. Penulis mendapat pandangan yang luas hanya dengan melihat sekilas, tidak perlu bertanya kepada pasien lagi. Itu hanya memberitahu, apakah si penderita telah menceritakan segalanya.
Pembagian titik akupunktur pada daun telinga seperti embrio yang terbalik dengan kepala di bawah dan pantat di atas. Bagai bagian berelevansi dengan titik di telinga. Jadi tidak mengejutkan untuk melihat perubahan patologi setiap bagian tubuh melalui telinga. Contohnya, sebuah kerutan miring pada lobulus telinga dapat terlihat pada orang yang menderita serangan jantung, penderita kanker hati, terlihat pada zona hati ada sebuah lingkungan cekung, seseorang dengan sakit jiwa memiliki lekukan di puncak telinga. Tidak diragukan lagi, bahkan kehilangan sebuah gigi pun akan terlihat di telinga.
Daun telinga adalah sebuah dunia mikro yang unik yang dapat memperlihatkan informasi lengkap seluruh tubuh. Dua belas saluran Yin dan Yang tubuh manusia berada di tangan dan di kaki semua sampai telinga baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada “Bab Pertanyaan Lisan Lingshu” –sebuah buku kuno tentang pengobatan mengatakan: “Semua saluran energi berkumpul di telinga.” Pada “Bab Esai Kata-kata Sejati Cinkui Suwen” dikatakan: “Merah dari selatan masuk ke jantung, berhubungan dengan dunia luar melalui telinga, menyimpan saripati di jantung.” Jadi dapat kita katakan keadaan fisik bawaan seseorang dapat terlihat dari warna, tinggi rendah posisinya, ketebalannya, bentuk pipih atau bulat, dan kekerasan telinga. Kita bahkan mengatakan patologi setelah lahir dapat diketahui dari bentuk dan corak telinganya.
Jadi, bagaimana kita dapat menilai kuat dan lemahnya organ dalam dengan mengamati warna, bentuk dan ketebalan telinga? Pada “Bab tentang Organ Lingshu” dikatakan, “Jika telinga tersebut hitam dan kecil, maka ginjalnya kecil. Jika telinganya tebal, maka ginjalnya besar. Jika telinganya panjang, maka ginjalnya juga panjang. Jika telinganya cekung ke belakang, ginjalnya rendah. Jika telinganya kokoh, maka ginjalnya kuat. Jika telinganya tipis, maka ginjalnya lemah. Jika ginjalnya kecil, maka aman dan tidak mudah terluka. Jika ginjalnya kuat, maka tidak mudah sakit. Jika ginjalnya besar, besar berarti lemah, ginjal yang lemah menyebabkan ketulian atau tinitus (telinga berdengung).
Kita mungkin tidak tahu bahwa salah satu dari karakteristik utama dalam pengobatan akupunktur telinga adalah menghilangkan rasa nyeri. Suatu hari, ada seorang pasien yang sakit gigi menemui penulis. Dia berkata, “Dokter, uang yang sudah saya habiskan untuk dokter gigi beberapa tahun belakangan ini bisa untuk membeli rumah….” Sesudah salah satu titik telinga dirawat, rasa sakitnya hilang dan dia tidak pernah sakit gigi lagi.
(Sumber: dari berbagai sumber)

Minggu, 16 Desember 2012

Akupuntur untuk Radang Sendi, Nyeri Punggung & Migren


Apa akupunktur?
Akupunktur telah lama dipraktikkan dalam pengobatan tradisional Cina.
Akupunktur merupakan terapi alternatif yang melibatkan penggunaan jarum untuk merangsang titik-titik tertentu pada tubuh.
Titik-titik ini dipercaya terhubung dengan sebuah jalur (atau “meridian”) yang membawa energi vital (atau “chi”) ke seluruh tubuh.
Menurut teori akupunktur, penyumbatan pada aliran chi akan mengganggu kesehatan dan menyebabkan penyakit. Dengan merangsang titik akupunktur, terapis berupaya membersihkan sumbatan dan memulihkan kesehatan pasien.
Akupunktur untuk nyeri
Nyeri atau keluhan muskuloskeletal merupakan alasan utama orang melakukan pengobatan akupunktur.
Akupunktur menjadi alternatif yang menjanjikan untuk beberapa penyakit, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum kesimpulan komplet tentang efektivitas akupunktur dapat ditarik.
Berikut adalah melihat kondisi atau penyakit yang terbukti membaik setelah terapi akupunktur:
1) Akupunktur untuk migren dan sakit kepala
Penelitian menunjukkan akupunktur sama efektifnya atau malah lebih efektif dibanding obat-obatan untuk menyembuhkan migren dan sakit kepala.
2) Akupunktur untuk radang sendi (rematik)
Penelitian menunjukkan akupunktur bisa meringankan radang sendi, terutama di daerah lutut.
Akupunktur yang diberikan dua sampai empat minggu mampu menawarkan bantuan jangka pendek pada penderita radang sendi lutut.
3) Akupunktur untuk nyeri punggung bawah
Dalam sebuah penelitian tahun 2009, 638 orang dewasa dengan nyeri punggung kronis berpartisipasi dalam penelitian.
Peserta yang menjalani 10 sesi akupunktur (diberikan selama tujuh minggu) mengalami pengurangan nyeri lebih besar dibandingkan dengan mereka yang menerima perawatan standar.
Satu tahun setelah pengobatan, pasien yang menerima akupunktur juga lebih mungkin untuk menunjukkan perbaikan signifikan.
Akupunktur untuk penyakit nyeri lain
Orang dengan kondisi berikut ini juga dapat mengambil manfaat dari terapi akupunktur:
• carpal tunnel syndrome
• kram menstruasi
• temporomandibular joint dysfunction
• tennis elbow
Apakah akupunktur aman?
Akupunktur merupakan terapi yang aman. Efek samping akupunktur juga lebih rendah dibandingkan dengan perawatan obat standar seperti obat anti-inflamasi dan suntikan steroid yang digunakan untuk meredakan nyeri.

Rabu, 16 Maret 2011

MENU LAYANAN GRIYA AKUPUNKTUR MADURA

MENU LAYANAN
GRIYA AKUPUNKTUR MADURA (GAM)


-      Akupunktur Preventif,
-      Akupunktur Kuratif,
-      Akupunktur Rehabilitatif,
-      Akupunktur Promotif,
-      Akupunktur Kebugaran,
-      Akupunktur Khusus Pasutri,
-      Akupunktur Khusus Calon Pengantin Baru,
-      Akupunktur Totok Wajah Plus Maskerisasi,
-      Akupunktur Kesuburan,
-      Akupunktur Stamina,
-      Akupunktur untuk Stroke,
-      Akupunktur untuk Kencing Manis,
-      Akupunktur untuk Asma,
- Akupunktur Kecantikan, dll.
-      Bekam Kering,
-      Bekam Basah (lancet dan insisi/torehan),
-      Bekam Seluncur/sliding,
-      Bekam Api,
-      Bekam Tanduk,
-      Moksibusi,
-      Refleksiologi,
-      Akupuresure,
-      Tuina Chu Zhen,
-      Pembetulan Tulang Belakang,
-      Terapi Yumeiho,
-      Resep Herbal Indonesia,
-      GURAH,
-      Sedia Herbal, dan
-      Konsultasi Kesehatan.


Alamat : Pananggungan Guluk-Guluk Sumenep Madura Jawa Timur
Telpon/HP : 082331858375, 08175244217
WA : 082244479276
Pin BB : 295620F6

Jumat, 04 Februari 2011

LAYANAN GRIYA AKUPUNKTUR MADURA

MENU LAYANAN
GRIYA AKUPUNKTUR MADURA (GAM)


-      Akupunktur Preventif,
-      Akupunktur Kuratif,
-      Akupunktur Rehabilitatif,
-      Akupunktur Promotif,
-      Akupunktur Kebugaran,
-      Akupunktur Khusus Pasutri,
-      Akupunktur Khusus Calon Pengantin Baru,
-      Akupunktur Totok Wajah Plus Maskerisasi,
-      Akupunktur Kesuburan,
-      Akupunktur Stamina,
-      Akupunktur untuk Stroke,
-      Akupunktur untuk Kencing Manis,
-      Akupunktur untuk Asma, dll.
-      Bekam Kering,
-      Bekam Basah (lancet dan insisi/torehan),
-      Bekam Seluncur/sliding,
-      Bekam Api,
-      Bekam Tanduk,
-      Moksibusi,
-      Refleksiologi,
-      Akupuresure,
-      Tuina Chu Zhen,
-      Pembetulan Tulang Belakang,
-      Terapi Yumeiho,
-      Resep Herbal Indonesia,
-      GURAH,
-      Sedia Herbal, dan
-      Konsultasi Kesehatan.


Alamat : Pananggungan Guluk-Guluk Sumenep Madura Jawa Timur
Telpon/HP : 082331858375, 08175244217
WA : 082244479276
Pin BB : 295620F6

Jumat, 08 September 2006

KEGEMUKAN BISA MENGGANGGU EREKSI

MELIHAT anak gemuk memang menggemaskan. Tapi, melihat pria dewasa gemuk, pasti banyak komentar. Yang penampilannya jadi jelek lah, yang kesehatannya tidak bagus lah, dan sebagainya. Apalagi melihat pasangan yang dua-duanya bertubuh tambun. Dibenak kita, mungkin terlintas pikiran ngeres, bagaimana ya kehidupa seksual mereka?.

Orang bilang tidak ada untungnya mengalami obesitas atau kegemukan. Kegemukan terjadi karena tubuh tidak bisa memtabolisme simpanan kalori yang ada. Bukan karena fungsi organnya menurun, tapi justru karena simpanan kalorinya terlalu banyak. “Akhirnya lemak pun menumpuk, karena hanya disimpan tidak pernah dipakai,” tutur dr. Hudi Winarso M.Kes, SpAnd. Dan bila lemak sudah menumpuk berlebih, akibatnya bisa macam-macam. Oleh sebab itu, perlu adanya pembatasan asupan makanan. Disertai meningkatkan pembakaran kalori, misalnya dengan olahraga.

Kalua sudah terlanjur gemuk, beragam penyakit mesti diwaspadai. Sebut saja hiperkolesterol, jantung koroner dan sakit liver. “Selain penyakit tersebut, kegemukan juga bisa mempengaruhi kehidupan seks seseorang,” jelasnya.

Tak Lincah. Penumpukan lemak pada pria terutama terjadi di perut. Dengan perut yang membuncit ini secara teknis akan mengganggu aktifitas. Orang tersebut akan mengalami hambatan dalam melakukan beberapa gerakan. Misalnya, gerakan yang melibatkan kontraksi otot dinding perut.

“Orang obesitas lebih sulit melakukan gerakan badan. Soalnya, terhalang tubuhnya yang besar,” kata spesialis andrology FK Unair/RSUD dr. Soetomo ini. Padahal, gerakan dinding perut tersebut cukup vital dalam aktifitas seksual. Akibatnya, aktifitas seks tidak optimal. Ditambah untuk menggerakkan badan ia membutuhkan energi yang lebih banyak. Sehingga orang bertubuh tambun mudah kecapekan. Bahkan, sampai ngos-ngosan karena kehabisan napas.

Testosteron Rendah. Selain secara mekanis, kegemukan ternyata bisa mempengaruhi kadar hormon. Yakni, hormon testosteron (hormon pria) yang jumlahnya cenderung rendah dibanding laki-laki bertubuh atletis. “Begitulah hasil suatu studi, tapi masih banyak kontroversi tentang hal ini,” tukas Hudi.

Beberapa ilmuwan mengatakan, kegemukanlah yang menyebabkan rendahnya kadar testosteron. Tapi, ada pula ilmuwan yang menyangkal. “Mereka berpendapat bahwa dengan kadar testosteron yang rendah membuat pria mengalami kegemukan,” terangnya. Tapi, lanjut Hudi, hasil suatu studi menyatakan pria berperut buncit cenderung mempunyai kadar testosteron yang sub-normal.

Gangguan Ereksi. Pada orang obesitas, penumpukan lemak bisa terjadi dimana-mana. Tidak hanya terjadi di daerah bawah kulit perut. Tapi, juga bisa di pembuluh darah. Dan ini menjadi faktor yang dominan dalam menyebabkan gangguan fungsi seksual.

Padahal, vitalitas seseorang bertantung vitalitas pembuluh darahnya. Jadi, kalua seseorang sampai bermasalah dengan pembuluh darahnya, maka banyak penyakit yang akan timbul.

Mekanismenya, penumpukan lemak menyebabkan terbuntunya pembuluh darah. Dampaknya, aliran darah jadi kurang lancar. Disamping itu, penumpukan lemak bisa menurunkan fungsi sel dinding pembuluh darah. Akibatnya, lapisan dalam pembuluh darah (endotel) tidak bisa menghasilkan bahan yang bisa memperlancar aliran darah.

Nah, bila hal ini mengenai pembuluh darah yang ke “penis”, bisa mengakibatkan gangguan seks. “Apalagi kalau terhambatnya aliran darah ke penis lebih dari 60%,” jelasnya. Keluhan gangguan ereksi mulai muncul dari para pria ini. Karena untuk ereksi diperlukan aliran darah yang lancar menuju penis. (mhs).

Rabu, 10 Agustus 2005

ASMA? SENAM NAPAS SAJA

ANDA pernah memergoki orang yang mengalami asma? Sesak napas, lalu diikuti bunyi ngik… ngik…. Menandakan bahwa orang tersebut mengalami serangan asma. Selanjutnya orang itu akan berusaha membungkukkan badannya. Alasannya, napas bisa lebih longgar. Kalua begitu, apa hubungan membungkukkan badan dan saluran napas?

Serangan asma memang tidak bisa ditebak dan biasanya mendadak. Begitu orang yang menderita asma terpajani bahan penyebab alergi, dia pasti langsung susah napas. “Asma merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa menyebabkan disabilitas (ketidak mampuan, Red) penderita,” jelas dr. Hening L. Putra SpRM.

Aktivitas. Banyak faktor yang menimbulkan serangan asma. Misalnya, lingkungan, bahan allergen (penyebab alergi), infeksi saluran napas, dan polusi udara. Apalagi, penderita asma kronis cenderung menghindari aktivitas. Pasalnya, ada ketakutan, pernapasan menjadi sesak. Kondisi ini mengakibatkan penderita makin tidak aktif.

“Keadaan ini menempatkan penderita dalam lingkaran setan,” kata staf Lab/SMF Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi FK Unair/RSUD dr. Soetomo itu.

Pengurangan aktivitas tidak menolong penderita lebih sehat, tapi malah mempermudah timbulnya sesak. Selain itu, penderita mudah menjadi tegang dan panik waktu serangan. Padahal, dengan aktivitas misalnya berenang, serangan asma bisa berkurang. Ini bisa dilakukan oleh orang dewasa maupun anak-anak. “Terutama penderita asma anak, renang sangat dianjurkan. Gerakan berirama teratur membantu pola pernapasannya lebih stabil”.

Dua. Namun, dengan sedikit latihan, gejala asma bisa berkurang, yakni dengan bantuan olahraga senam. “Direhabilitasi Medik RSUD dr. Soetomo, tiap Rabu ada program senam napas sehat dan senam asma Indonesia,” ujar Hening.

Diharapkan, dengan senam tersebut, gangguan yang dialami penderita asma dapat berkurang. Dilaporkan, 36 penderita asma yang mengikuti senam napas sehat merasakan manfaatnya. Selain lebih jarang masuk rumah sakit, serangan asma yang dialaminya pun menurun. Juga diikuti derajat sesak yang berkurang. “Pada beberapa penderita, juga didapatkan pemakaian obat asmanya mulai berkurang,” tambahnya.

Unsur terpenting dalam senam asma itu adalah penderita bisa mengontrol pernapasannya. Ada beberapa latihan yang bisa dilakukan penderita. Berikut penjelasannya.

Latihan Relaksasi
Ini dilakukan sebelum melakukan latihan pernapasan. Waktunya tidak harus menunggu saat serangan. Tujuan latihan relaksasi adalah mengurangi ketegangan otot pernapasan tambahan. Juga mengurangi pemakaian energy saat bernapas.

Penderita dilatih untuk bisa melakukan breathing control (kontrol pernapasan). Lalu, penderita bisa tidur dengan posisi miring atau posisi duduk dengan kepala dan dada diatas bertumpu pada 2 – 3 bantal di meja.

“Kedua posisi ini selain membantu waktu terjadi serangan juga membantu ketegangan otot diafragma,” lanjutnya.

Bisa juga penderita duduk di kursi dengan badan condong ke depan. Bila tidak ada kursi, posisi relaksasi tersebut juga bisa dilakukan dengan berdiri.

Gerakan yang ritmis dengan cara menegangkan dan meregangkan otot juga merupakan latihan relaksasi. Ini dilakukan berulang-ulang secara bervariasi. “Gerakan ini sebaiknya dimulai dari anggota gerak atas, baru kemudian anggota gerak bawah,” kata Hening.

Sambal melakukan gerakan, penderita tetap mengontrol pernapasannya. Pada waktu latihan ini, ruangan harus tenang serta udara bersih dan segar.

Latihan Pernapasan
Pada latihan relaksasi sering disebutkan masalah mengontrol pernapasan. Nah, pada latihan pernapasan ini, akan diulas bagaimana cara yang baik, yakni dengan menggunakan otot diafragma.

Caranya, penderita bernapas dengan perut. Saat menghirup udara, perut dikembungkan. Sebalikanya saat mengembuskan napas, perut dikempiskan. Lakukan perlahan saja, menggunakan tenaga ringan. “Biasanya, pernapasan pun jadi lebih efisien dan pola napas penderita bisa kembali normal.”

Selanjutnya, ad acara pursed lip breathing, yakni dengan menghirup udara lewat hidung dan mengembuskannya lewat mulut. “Mulutnya mencucu saat mengeluarkan napas pelan-pelan,” katanya.

Kalua kesulitan melakukan sendiri, penderita bisa melakukannya dengan bantuan alat. Misalnya, meniup lilin. Bila sudah mulai membaik dan bisa melakukan breathing control ini, penderita bisa dilatih pernapasan dada bagian bawah. Kedua tangan diletakkan pada sisi samping luar iga bawah.

Kemudian, waktu mengembuskan napas, tangan ditekan ke dalam. Dan, sewaktu mulai menghirup, regangkan tangan ke bawah. “Dengan begitu, pola napas penderita menjadi benar, tidak menggunakan oto tambahan.”


***** Rajin berenang insyaAllah serangan asma bisa berkurang. Tak perlu takut sesak setelah melakukan aktivitas ini. *****